Kota Gorontalo, InfoPublik - Dinas Sosial Provinsi Gorontalo secara aktif melaksanakan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM), terkait program bantuan sosial (Bansos).
Survei itu melibatkan masyarakat yang mendapat program seperti Bantuan Sosial Pangan BLP3G, Bantuan Modal untuk Usaha Ekonomi Produktif (UEP), serta program Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (Pekka) yang telah disalurkan oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Gorontalo Sagita Wartabone menyatakan, hasil dari survei itu akan menjadi dasar untuk menyempurnakan penyelenggaraan pelayanan publik serta pengelolaan bansos agar lebih efektif.
"Kami ingin mendengar langsung suara masyarakat penerima manfaat. Hasil survei ini akan menjadi dasar perbaikan dalam penyelenggaraan pelayanan publik maupun pengelolaan bansos agar lebih efektif dan berkeadilan,” kata Sagita, Senin (29/9/2025).
Menurut Sagita, hasil dari survei itu akan menjadi dasar untuk merevisi dan menyempurnakan penyelenggaraan pelayanan publik serta pengelolaan bantuan sosial agar lebih efektif dan berkeadilan.
Survei tidak hanya mengukur kepuasan terhadap layanan, tetapi juga menggali sejauh mana bantuan sosial mampu mendukung ketahanan pangan, memberdayakan ekonomi keluarga, dan meningkatkan kemandirian sosial masyarakat.
Hasil sementara survei menunjukkan respons yang positif, di mana mayoritas masyarakat merasa sangat terbantu.
Program BLP3G dinilai meringankan beban kebutuhan sehari-hari, sementara program UEP dan Pekka diakui telah mendorong kemandirian dan menggerakkan usaha kecil masyarakat Gorontalo.(mcgorontaloprov/owan)