Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo dibawah kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur (Wagub) Idah Syahidah Rusli Habibie kembali menunjukkan kapasitas kepemimpinan dan ketepatan arah kebijakan fiskal daerah. Berdasarkan data resmi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia yang disampaikan dalam Rapat Evaluasi Realisasi APBD Senin 12 Januari 2026, Pemprov Gorontalo berhasil menempati peringkat pertama nasional dalam realisasi pendapatan APBD Tahun Anggaran 2025. Capaian tersebut menjadi indikator kuat keberhasilan Pemprov Gorontalo dalam membangun sistem pengelolaan keuangan daerah yang kredibel, adaptif, dan berorientasi pada hasil. Optimalisasi pendapatan daerah dinilai tidak hanya mencerminkan kinerja teknis birokrasi, tetapi juga konsistensi kepemimpinan daerah dalam memperkuat basis fiskal guna mendukung agenda pembangunan jangka menengah.
Atas capaian ini, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Gorontalo, Sukril Gobel menjelaskan bahwa hal ini merupakan wujud keseriusan Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Gorontalo dalam mewujudkan tata kelola APBD yang sehat. "Hasil evaluasi nasional ini sekaligus memperkuat posisi Pemprov Gorontalo sebagai salah satu daerah dengan tata kelola APBD yang solid dan terukur," terangnya Kedepan kata Sukril, capaian tersebut diharapkan menjadi landasan politik-administratif untuk memperkuat kepercayaan publik sekaligus mempercepat agenda pembangunan daerah secara berkelanjutan.