Loading...
Pemprov Gorontalo Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Dan Longsor Di Bilato Dan Biluhu
2026-06-02
Pemprov Gorontalo Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Bilato dan Biluhu

GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gorontalo.

Bantuan tersebut diberikan kepada warga Desa Taulaa, Kecamatan Bilato, yang terdampak banjir, serta warga Desa Olimeyala, Kecamatan Biluhu, yang terdampak tanah longsor akibat curah hujan tinggi yang terjadi pada Sabtu (31/5/2026) dini hari.


Berdasarkan data yang dihimpun, banjir yang melanda Dusun Botuboluwa, Desa Taulaa, mengakibatkan 25 unit rumah terdampak. Sementara itu, tanah longsor di Desa Olimeyala menyebabkan dua unit rumah terdampak.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah menginstruksikan Dinas Sosial dan Dukcapil Provinsi Gorontalo untuk segera melakukan asesmen serta menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak.


Kepala Dinas Sosial dan Dukcapil Provinsi Gorontalo, Reflin Buata, mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi untuk memastikan kebutuhan warga dapat segera terpenuhi.


“Penanganan cepat dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan logistik masyarakat yang terdampak sehingga bantuan sosial tanggap darurat dapat segera disalurkan,” ujar Reflin, Selasa (2/6/2026).

Adapun bantuan yang diberikan berupa family kit, selimut, kasur lipat, seragam sekolah untuk jenjang SD, SMP dan SMA, pakaian dewasa, serta pakaian anak-anak. Selain itu, Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo juga menyalurkan makanan siap saji bagi warga terdampak.


Menurut Reflin, langkah tersebut merupakan bentuk tindak lanjut atas arahan Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo yang menempatkan penanganan bencana sebagai salah satu prioritas utama pemerintah daerah.

Dalam proses penyaluran bantuan, Dinas Sosial dan Dukcapil Provinsi Gorontalo berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta Taruna Siaga Bencana (Tagana).


“Koordinasi dilakukan agar distribusi bantuan logistik kepada masyarakat dapat berjalan lancar dan tepat sasaran,” tambahnya.

Reflin menegaskan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Pemerintah akan terus berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana dapat terpenuhi,” tandasnya. (*)


(PPID Dinsosdukcapil Owan)

Komentar