LO Dinsosdukcapil Setia Dampingi Kontingen Sumsel Hingga Akhir Penas XVII
LO Dinsosdukcapil Setia Dampingi Kontingen Sumsel hingga Akhir Penas XVII
GORONTALO – Kesuksesan pelaksanaan Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII di Gorontalo tidak lepas dari peran para Liaison Officer (LO) yang bertugas mendampingi para peserta dari berbagai daerah.
Salah satunya adalah tim LO dari Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Gorontalo yang mendampingi Kontingen Provinsi Sumatera Selatan.
Sejak kedatangan kontingen di Bandara Djalaluddin Gorontalo, para LO Dinsosdukcapil telah menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Mereka mengantar peserta ke hotel dan lokasi pemondokan, mendampingi selama mengikuti rangkaian kegiatan Penas, hingga membantu peserta mengunjungi sejumlah destinasi wisata dan pusat kuliner di Gorontalo.
Kepala Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo, Reflin Buata, mengatakan bahwa petugas LO yang ditugaskan untuk mendampingi Kontingen Sumatera Selatan masih terus menjalankan tugas hingga seluruh peserta kembali ke daerah asal.
"Seluruh kegiatan pendampingan dikoordinasikan oleh Sekretaris Dinsosdukcapil sebagai Koordinator LO bersama anggota yang ditugaskan untuk Kontingen Sumsel," kata Reflin.
Menurutnya, selama pelaksanaan Penas XVII, para petugas LO menunjukkan dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan kepada peserta. Mereka bekerja sejak pagi hingga malam hari untuk memastikan seluruh kebutuhan kontingen dapat terpenuhi dengan baik.
Adapun personel LO Dinsosdukcapil yang ditugaskan mendampingi Kontingen Sumsel terdiri dari Sekretaris Dinsosdukcapil Niveta Paramata, Fatni Palilati, Budi Susanto Yunus, dan Fadli Bakrie.
Reflin mengapresiasi kerja sama dan komunikasi yang terjalin baik di antara para petugas LO sehingga pelayanan kepada kontingen berjalan lancar selama kegiatan berlangsung.
"Kami berharap seluruh petugas tetap menjaga semangat dan menyelesaikan tugas pendampingan hingga seluruh kontingen kembali ke kampung halamannya pada 27 Juni 2026," ujarnya.
Sementara itu, salah satu petugas LO, Fatni Palilati, mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama menjalankan tugas pendampingan pada ajang nasional tersebut.
Menurut Fatni, peran LO tidak hanya mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi antara kontingen dan panitia pelaksana, sekaligus membantu memenuhi berbagai kebutuhan peserta.
"Tugas ini memberikan pengalaman yang sangat berharga. Kami dapat berinteraksi langsung dengan para petani, nelayan, dan penyuluh dari Sumatera Selatan yang memiliki semangat besar dalam memajukan sektor pertanian dan perikanan," tuturnya.
Dedikasi para LO menjadi salah satu faktor penting yang mendukung kenyamanan dan kelancaran peserta selama mengikuti Penas Petani Nelayan XVII di Gorontalo.
(Owan PPID Dinsosdukcapil)