Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Pentadio Berlangsung Khidmat, Dinsosdukcapil Gorontalo Pastikan Pelaksanaan Sukses
GORONTALO – Suasana khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Pentadio, Kabupaten Gorontalo, saat Apel Kehormatan dan Renungan Suci digelar untuk mengenang jasa para pahlawan, Sabtu (15/8/2026) malam.
Kegiatan yang dikoordinasikan Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Gorontalo tersebut dihadiri Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur TNI dan Polri, serta kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Apel dimulai tepat pukul 23.45 WITA dan dipimpin langsung Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo Irjen Pol. Widodo selaku inspektur upacara.
Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh penghormatan. Para peserta mengikuti setiap tahapan apel dengan tertib dan khidmat sebagai bentuk penghargaan atas pengorbanan para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Kepala Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo Reflin Buata menyampaikan rasa syukurnya karena seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian proses Apel Kehormatan dan Renungan Suci berjalan dengan khidmat dan lancar,” ujar Reflin.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan dan sinergi berbagai pihak, mulai dari unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, OPD terkait, hingga seluruh petugas yang terlibat dalam persiapan maupun pelaksanaan kegiatan.
Reflin mengatakan, Dinsosdukcapil Gorontalo sejak beberapa hari sebelumnya telah melakukan berbagai persiapan, termasuk memastikan kebersihan, penataan kawasan TMP Pentadio, kesiapan petugas serta koordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat.
“Ini merupakan bentuk penghormatan kita kepada para pahlawan. Karena itu, seluruh persiapan harus dilakukan secara maksimal agar pelaksanaan berjalan dengan baik,” katanya.
Ia menambahkan, Apel Kehormatan dan Renungan Suci bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk kembali mengingat jasa dan pengorbanan para pahlawan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme bagi generasi penerus.
“Semangat perjuangan para pahlawan harus terus kita jaga dan kita wariskan kepada generasi muda. Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini lahir dari pengorbanan mereka,” pungkasnya.
[Owan/ PPID Dinsosdukcapil)
Komentar & Diskusi
0 tanggapanSampaikan tanggapan atau pertanyaan resmi terkait publikasi ini.
Belum ada komentar pada konten ini.
Jadilah yang pertama untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan resmi melalui formulir di bawah ini.
Tulis Komentar
Semua komentar akan melewati tahap moderasi operator resmi sebelum ditampilkan.